loading...

Makna Hari Piodalan Bagi Umat Hindu


MAKNA HARI PIODALAN BAGI UMAT HINDU, Pura merupakan tempat suci bagi umat Hindu. Masing-masing Pura biasanya mempunyai Hari Piodalan. Ada yang datangnya setiap enam bulan sekali, ada juga yang datangnya setiap tahun. Apa sebenarnya makna Hari Piodalan tersebut? Piodalan adalah wujud bhakti sebagai usaha untuk mencapai jagadhita yang dalam babad Bali, piodalan juga disebut sebagai :
  • petirtayan, 
  • petoyan, dan 
  • puja wali 
Piodalan yang utamanya sebagai kelompok upacara dewa yadnya ini merupakan upacara yang ditujukan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Waça dengan segala manifestasinya yang pujawalinya dipimpin oleh seorang pemangku di tempat suci masing - masing dengan cara :
  • nglinggayang atau 
  • ngerekayang (ngadegang) 
  • dalam hari - hari tertentu yang dilaksanakan dengan sembahyang bersama.. 
  • Arti kata "Piodalan" juga disebutkan berasal dari kata wedal yang artinya 
  • ke luar, 
  • turun atau dilinggakannya 
  • yang dalam hal ini pengertiannya disebutkan, 
  • Ida Sang Hyang Widhi Waça dengan segala manifestasinya yang keluar dari kahyangan dan dilinggakan atau distanakan menurut hari yang telah ditetapkan untuk tempat - tempat suci seperti : pemerajan / sanggah, pura dll agar umat dapat melaksanakan persembahyangan.
Pelaksanaan piodalan yang diawali dengan pesucian Ida Bhatara di Beji sebelum piodalan dilaksanakan, seluruh arca / pratima sebagai simbol Hyang Widhi yang sakral disucikan terlebih dahulu di pura beji bersangkutan oleh seluruh krama yang dipimpin oleh pemangku sebagai sulinggih di pura Beji tersebut. Seperti yang dikutip dalam kalender bali, piodalan juga merupakan perayaan hari suci di pura yang biasanya dilakukan secara periodik baik berdasarkan atas sasih,, wuku atau pawukon dll.

0 Response to "Makna Hari Piodalan Bagi Umat Hindu"